Macam-macam Pasta
Monday, 21 March 2016
TRENDS
MACAM-MACAM PASTA
0

Mudah dimasak dan dikombinasikan dengan aneka saus, tak heran jika pasta jadi sajian favorit banyak orang.

Apapun bentuknya, pasta selalu dibuat dengan campuran yang sama: tepung semolina, air dan telur. Nah tahukah kamu, berdasarkan bentuknya ada ratusan jenis pasta di negeri asalnya, Italia. Yuk, berkenalan dengan beberapa bentuk pasta yang populer:

  • Spaghetti: Jenis pasta yang paling populer. Tak heran jika orang kerap menyebut pasta sebagai spaghetti. Berasal dari bahasa Italia yang artinya “senar kecil”.
  • Angel hair: Berbentuk sama dengan spaghetti namun dengan diameter lebih kecil.
  • Cannelloni: Pasta berbentuk tabung dengan diameter besar, biasanya diisi dengan daging giling, lengkap dengan saus pasta, kemudian dipanggang.
  • Conchiglie: Pasta berbentuk kerang berukuran kecil.
  • Macaroni: Pasta dengan bentuk tabung pendek bergerigi seperti huruf C. Terkadang disebut elbow macaroni karena  bentuknya.
  • Farfalle: Dalam bahasa Italia, farfalle berarti kupu-kupu. Pasta berukuran kecil ini kadang disebut dengan bowtie.
  • Fettuccine: Sesuai namanya yang berarti pita kecil, pasta ini memiliki lebar sekitar 5 milimeter dengan panjang sama dengan panjang spaghetti.
  • Fusilli: Pasta berbentuk spiral. Kadang disebut juga rotini.
  • Lasagna: Pasta berbentuk lebar yang biasa dimasak berlapis dengan filling dari daging giling, keju, atau sayuran, lalu dimatangkan dengan cara dipanggang.
  • Linguine: Pasta pipih dan panjang dengan lebar sedikit lebih kecil dibandingkan fettuccine.
  • Penne: Pasta berbentuk tabung yang diiris miring, sehingga mirip dengan ujung pena.
  • Ravioli: Biasanya dibuat di rumah, pasta ini berbentuk persegi dan kerap diisi dengan sayuran, daging giling atau keju.
  • Tagliatelle: Pasta pipih dan lebar, mirip dengan fettuccine.
  • Vermicelli: Mirip dengan spaghetti dan angel hair namun lembarannya lebih halus. Kadang disamakan dengan bihun.

 Cara terbaik memasak pasta adalah dengan memasukkan pasta kering ke dalam air mendidih yang sudah dicampur garam, terus rebus hingga tingkat kematangan al dente (matang tetapi masih kenyal saat digigit).

Agar tidak lengket, kamu bisa menambahkan sedikit minyak zaitun. Yang perlu kamu perhatikan, tiap jenis pasta memiliki waktu memasak yang berbeda. Segera setelah matang, tiriskan pasta menggunakan saringan, lalu campurkan dengan saus. Mamma Mia!

Comment